“ Klik,,,Cekeeetttt,,, Jeblog... ” pintu kamarku terbuka. Spontan aku terbangun dari ranjang, padahal mataku baru saja mau memasuki alam mimpi. Dan lagi-lagi itu Yuuna, dia kembali mengganggu malam indahku. “ Bisakah kau lebih sopan ketika masuk kekamarku, aku baru saja mau tidur, ” cerocosku padanya. “ Pintu kamarmu juga jarang dikunci, jadi takmasalahkan aku masuk, ” jawabnya enteng. “ Kau selalu saja begitu Yuu. Ya sudah kamu mau cerita apa lagi sekarang, waktumu lima belas menit! ” kataku sambil memeluk guling. “Tidak! aku cuman ingin kau menemaniku belanja keperluan besok. Bisakan Ren? ” ajaknya sedikit memelas. “ Sebenarnya bisa sih, lagi pula besok sekolahku lagi libur. Tapi, kenapa tidak bersama pacarmu saja sih? ” dengan ringan kulepaskan pertanyaan itu. “ Dia lagi sibuk. Lagi pula aku lebih n...
Hanya karya yang terlahir dari benak dan diwujudkan dalam tulisan... ;)