Langsung ke konten utama

Filter Ditelinga!

Entah bagaimana itu? Tapi selama kita hidup, selalu saja ada orang yang tidak bisa menjaga mulutnya. Tanpa dia pikirkan dulu, dia berkata seenaknya. Dan tidak sedikit yang begitu menyakitkan.

Padahal kita ketahui tidak ada yang bisa lebih tajam lagi selain lidah. Walaupun tak menimbulkan luka fisik, tapi menimbulkan luka yang kita sendiri tidak mengerti bagaimana menyembuhkannya? Seakan dada kita terbenam dalam sesak, seolah oksigen semakin berkurang, dan begitu sakit walau hanya dibayangkan.

Saya termasuk manusia yang menerima banyak perkataan buruk. Dan itu terjadi dari mulai saya kecil, tak sedikit teman yang saya anggap teman, mengejek saya sepanjang waktu itu. Tidak hanya terjadi di kelas dasar, tapi juga saat saya mulai duduk di bangku SMP, dan masih berlanjut kemasa putih abu.

Bahkan dimasa itu, bukan hanya teman. Tapi juga kata-kata yang memiliki rasa kotoran itu juga keluar dari mulut guru saya. Hingga sekarang saya sudah terlatih dengan semua itu.

Saya memang termasuk kedalam anak yang nakal. Bahkan katakan saja mereka memang bisa disebut pantas melontarkan kata-kata itu. Tapi bagi saya itu sudah tidak penting lagi, sekarang saya seperti memiliki sebuah saringan dalam telinga. Tak ada sedikitpun kalimat busuk yang bisa masuk, selain untuk saya lupakan, dan buat apa dipedulikan?


"Disaat orang lain tidak mempunyai filter dimulutnya, sebaiknya kita memiliki filter ditelinga kita."

Kalimat itu selalu saya sampaikan sekarang. Terutama kepada orang yang sering kesal dengan yang diucapkan temannya, atasannya, dan semua orang yang tak pernah berpikir dulu sebelum berkata. Orang-orang yang tidak tau cara menyampaikan hal dengan baik.

Karena mereka juga lebih banyak berbicara dari pada mendengar, mereka lupa kalau telinga mereka sebenarnya lebih banyak daripada mulut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

First I Meet You #1

AJANGHEA - Ya waktu seorang guru memanggilmu kebawah, dan dia membuatmu memberikan nomer HP kepadaku. Masih ingat? Wajahmu yang entah sebal atau bingung. Pertama kali melihatku. Berikutnya sebatas memberi info untuk kumpulan, dan kamu memang tidak bisa hadir. Kamu adalah orang yang aku percayakan untuk memenuhi kebutuhan dikegiatan eskul itu, terbukti ketika aku meminta menyediakan bekas minuman bersoda, kamu sediakan. Kecuali hal yang paling penting, paling aku butuhkan, sebuah projector yang tidak pernah ada saat itu, tapi kamu sudah berusaha. Hanya dalam kegiatan elektronika, kamu tidak ikut gabung dengan kelompok manapun, kamu hanya diam dalam satu kelompok dan memperhatikan dengan wajah tanpa ada sedikitpun senyum. Tapi kamu senyum menyeringai ketika berbicara denganku. Ketika kita berbicara didepan, tepatnya saat kujelaskan program kerja eskul kepadamu. Aku tersadar dan merasakan geli seperti permen lucu yang manis jika kujilat. "gak bisa bilang huruf R?" ...

MyCerpen 3: Zombie Janda Mati

Cerpen Ini Lanjutan dari: MyCerpen 2: Rumah Tua Bawa Petaka Merinding bercampur haru, mendengar cerita pacarku malam ini. Devi bercerita sampai larut malam habis. Gak tau kenapa? Malam minggu kali ini, gak seromantis malam mingguan sebelumnya, lebih angker, kejam, dan rapuh rasanya... Devi curhat tentang sesosok guru berstatus janda dan masih berumur 20 tahun. Dan dalam cerita, janda tersebut baru ditemukan mayatnya tadi pagi, di sekolah dia mengajar yaitu SMA 19. Cuman tragisnya, kematian Janda tersebut dihantui oleh beberapa bagian tubuhnya yang hilang. Lengan kanannya putus, isi perutnya kosong, dan bagian lainnya bertato bekas gigitan. Belum jelas penyebab dan siapa pelakunya, tapi Jasad Janda yang baru aja cerai itu, membuat gempar seluruh penghuni SMA 19. Akhirnya, Devi berhasil menularkan ketakutannya padaku, dengan ekspresi dramatis, ceritanya membuat tubuhku merinding bercampur cemas gak karuan. Lalu dia berkata, " Makasih yank, malam ini kamu mau dengerin cerit...

Narsis Berdua... Lho Ko Ada Baymax Big Hero 6

Iseng narsis di depan gedung Walikota. Awalnya cuma berdua. Eh ko jadi ada Baymax ? Dari mana datangnya robot ini?  Baymax, Ajang Rahmat, dan Vicky Sedikit cerita mengenai Baymax. Pasti udah pada tau kan, Film Big Hero 6 . Setelah Disney sukses sama Frozen, Big Hero 6 gak kalah sukses juga. Mengambil tema Super Hero, yang salah satu jagoannya adalah robot berbungkus balon yang bernama Baymax. Jadi bener nih Bung Ajang foto bareng sama Baymax? Pertama saya tidak pernah kenal dan dekat dengan Baymax. Kedua Baymax mahluk fiksi animasi 3D. Tapi karena dia robot, versi aslinya bisa dibuat seharusnya. Jika ada yg jago ngedit foto pasti udah tau kalo itu hasil rekayasa photoshop :p Tapi lumayan keren juga kan! Oya kalo ada yg mau tau gimana caranya, selanjutnya saya posting deh...